Fahmi Amhar
Hi, my name is Fahmi. I 'm learning to write and publish my mind, experience and opinion through this blogs. I hope this "small-sense" will multiply to "big-sense" - and not mutate to "non-sense" :-)
Currently I 'm senior researcher for spatial information technology @ Indonesian National Coordinating Agency for Surveys & Mapping (Bakosurtanal). I 'm also lecturer in some universities and inspiration trainer for some company, institutes, and NGOs. In my job, I write many scientific articles for several occassion (I plan to put all of them in this blogs), but I like also to write poems, lyrics, stories and humors. But sorry, most of them are in Indonesian. ....
Ketika Muadzin seorang Astronom
Dr. Fahmi Amhar
Pernahkah anda berlomba untuk memperebutkan posisi sebagai muadzin di masjid? Muadzin mungkin bukan orang nomor satu di sebuah masjid. Kedudukan itu barangkali lebih tepat diberikan kepada imam. Namun Rasulullah pernah bersabda, “Andaikata umatku tahu besarnya pahala mengumandangkan adzan, barangkali setiap saat aku harus mengundinya di antara mereka”.
Untuk menjadi muadzin biasanya diperlukan sejumlah syarat, antara lain: memiliki suara yang lantang tetapi indah – sehingga orang suka mendengarnya, untuk kemudian datang ke masjid; tidak dikenal sebagai orang yang fasik; dan tentu saja bersedia datang lebih awal. Kalau orang biasa baru berangkat ke masjid setelah mendengar suara adzan, tentunya bukan dia yang akan mengumandangkan adzan. Ini artinya, muadzin harus hafal kapan saat-saat sholat, yang setiap harinya bisa bergeser beberapa menit.
Untuk syarat yang terakhir ini sekarang tergolong mudah. Di mana-mana ada jam, dan di se...
Penjelajah yang bukan Penjajah
Dr. Fahmi Amhar
Musim liburan sekolah segera tiba. Apakah anda suka jalan-jalan dan akan memanfaatkaan waktu liburan untuk pergi melancong? Ke luar negeri? Umrah? Orang yang sedang jalan-jalan disebut pelancong atau turis. Profesinya boleh macam-macam. Tidak hanya pedagang ekspor-impor, diplomat atau pramugari saja yang bisa ke luar negeri. Di negara maju, berprofesi sebagai penjual es krim saja bisa nabung untuk jalan-jalan ke luar negeri. Tetapi ada orang yang profesinya melancong, bahkan sebagian besar usianya dihabiskan di perjalanan, itulah para penjelajah.
Dahulu, alat transportasi belum canggih. Perjalanan masih harus dilakukan dengan naik kuda, unta atau kapal laut. Sehari kuda atau sehari kapal layar paling hanya menempuh jarak 80-100 kilometer. Selain itu satelit pemantau bumi maupun satelit navigasi juga belum ada. Alat telekomunikasi untuk bertukar kabar dengan orang di kampung halaman juga belum...
Islam masuk sampai ke Dapur
Dr. Fahmi Amhar
Salah satu cara untuk menilai penetrasi kebudayaan adalah dengan melihat dapur suatu rumah tangga di sebuah negeri. Bagaimana anda menilai dapur anda saat ini? Type masakan apa yang dominan anda siapkan? Masakan Jawa? masakan Padang? masakan Cina? masakan Barat? atau Masakan Timur Tengah?
Kalau anda suka nasi rames, atau gudeg, itu sangat Jawa. Kalau anda suka rendang atau sambal goreng, itu Padang. Kalau anda suka mie, itu Cina. Kalau anda suka roti dengan selai, itu Barat. Dan kalau anda suka kebab atau nasi kebuli, itu Timur Tengah.
Baiklah, tapi mungkin ada pertanyaan: apa hubungannya semua ini dengan Islam? Bukankah itu semua mubah-mubah saja? Bukankah suka dapur Arab tidak berarti mencerminkan keterikatan dengan Islam – karena dulupun Abu Lahab dan Abu Jahal juga punya dapur Arab.
Benar. Yang akan kita bahas kali ini kita memang bukan jenis masakannya, tetapi apa yang...
Errata untuk buku TSQ
Kami mohon maaf, bahwa ada beberapa kesalahan pada saat layout di atas film sebelum proses cetak, sehingga ada beberapa paragraf yang terpotong tidak pada tempatnya, namun semoga masih tetap dapat dipahami ketika membaca sambungannya.
Selanjutnya yang paling mengganggu adalah sebagai berikut:
halaman
Tertulis
Seharusnya
83 baris teratas
zat bius seperti … (dst)
Persoalan bedah juga terkait anasthesi (pembiusan). Beberapa zat bius seperti … (dst)
98 baris teratas
perubahan berangsur pada mahluk hidup akibat … (dst)
hidup akibat … (dst)
144
(text)
(halaman kosong)
171 baris terbawah
… konsorsium asing, dengan
… konsorsium asing, dengan mengabaikan hak-hak pemilik sesungguhnya yaitu umat.
172
(text)
(halaman kosong)
202
(text)
(halaman kosong)
205 baris terbawah
…, Ihsa al-Ulum karya al-Farabi, al-
…, Ihsa al-Ulum karya al-Farabi, al-Fihrist karya ibn an-Nadim, Muqaddimah karya ibn Khaldun
Mencoba Meramu APBN Syariah
Dr. Fahmi Amhar
Bagaimana wajah APBN Indonesia kalau dibuat dengan paradigma syariah? Dari sisi penerimaan apakah pajak akan terus menjadi pilar APBN? Lalu dari sisi pengeluaran apakah pembayaran pokok dan cicilan hutang masih akan mendominasi di samping pos subsidi?
Untuk dapat menjawab persoalan ini ada tiga pendekatan yang harus dilakukan:
Pertama, yang dihitung dahulu adalah pengeluaran berdasarkan asumsi-asumsi kebutuhan dari yang menurut syariah paling vital dan urgen ke yang hanya bersifat pelengkap. Untuk menghitung pos pengeluaran digunakan rasio-rasio ideal berdasarkan data wilayah dan kependudukan, proyeksi siklus jangka panjang dan menengah, serta harga pasar rata-rata saat ini. Dalam kitab Nizhamul Iqtishady fil Islam dari Imam Taqiyyudin an-Nabhani, dinyatakan bahwa pengeluaran Kas Negara (Baitul Maal) ditetapkan berdasarkan enam kaidah:
(1) Harta yang menjadi kas tersendiri Baitul Maal, yaitu harta zakat. Harta ini hanya ...
Keramik dan Porselin bukan dari Cina
Dr. Fahmi Amhar
Apakah yang anda bayangkan tentang porselin? Boneka yang cantik, atau guci yang indah? Sama saja? Kalau begitu, dari mana porselin yang anda nilai mahal? Atau dari zaman apa? Pada umumnya kolektor benda antik amat menghargai porselin dari zaman dinasti Ming yang memerintah Cina dari 1368-1644 atau bahkan yang lebih tua dari dinasti Tang ((618-907 M).
Anda tidak sama sekali salah. Cina memang mata air ilmu pembuatan porselin di dunia. Ke sana pula Rasulullah memerintahkan kaum muslim untuk berburu ilmu. Tetapi tahukah anda, bahwa di abad pertengahan banyak porselin lain yang sama indahnya beredar di pasaran, namun bukan made in Cina? Di banyak museum di dunia masih disimpan porselin-porselin dari era keemasan Islam.
Sejarah keramik kaum muslim tidak terbatas hanya pada kaligrafi di atas keramik. Sisi teknologi di bidang ini memang termasuk yang jarang diketahui kecuali oleh para sejarahwan. P...
Dengan Aljabar Kau Kulamar
Dr. Fahmi Amhar
Setelah kemampuan membaca dan menulis, tingkat kecerdasan sebuah bangsa adalah pada matematika. Kalau kemampuan matematika bangsa ini dihitung dalam skala 0-100, berapa nilai yang pantas kita berikan?
Ada guyonan, bahwa mereka yang terpandai dalam matematika di sekolah akan menjadi dokter, insinyur atau pilot, yang ketika menghitung dosis obat, kekuatan bangunan atau tinggi terbang memang perlu kemampuan berhitung yang cepat nan akurat. Yang pas-pasan dalam matematika akan menjadi pedagang yang tidak perlu menghitung yang rumit-rumit, tetapi harus bisa memastikan bahwa bisnis masih untung. Sedang yang matematika di sekolahnya paling jeblok akan menjadi politisi, orang partai, anggota DPR atau kepala daerah. Mereka ditengarai sama sekali tidak bisa berhitung. Dalam proses politik saja mereka sering sudah salah hitung tentang potensi perolehan suara. Sedang bila sudah berkuasa, mereka terbukti tidak mampu berhitung bahwa berbagai...
Satu Negeri Pergi Sekolah
Dr. Fahmi Amhar
Tahukah anda berapa tingkat buta huruf di desa anda? Tingkat buta huruf adalah indikator ketertinggalan. Anda percaya, bahwa di zaman sekarang, tinggal sedikit orang yang buta huruf. Jika ada, itu “butu huruf sekunder”, yakni orang-orang yang pernah bisa membaca, tetapi lupa membaca, karena berpuluhtahun keterampilan itu jarang dipakai. Dia lebih suka menonton televisi, itupun yang tak ada tulisannya. Tentunya dia juga tak pernah menulis pesan pendek (sms).
Bayangkan suatu negeri yang tingkat buta hurufnya 95%! Mengerikan. Tetapi itulah Eropa abad 9 hingga 12 M. Bahkan Kaisar Karl dari Aachen di usia tuanya konon masih berusaha mempelajari “keterampilan yang sulit dan langka” itu! Di biara-biara hanya sedikit pendeta yang mampu membaca. Di biara St Gallen Swiss pada 1291 bahkan tak ada seorangpun dapat membaca dan menulis. Pada saat yang sama, jutaan anak-anak di desa dan kota Daulah Khilafa...
Penghasilan PNS Super Maxima
Dr. Fahmi Amhar
Prof. Dr. Mahfud M. D., Ketua Mahkamah Konstitusi memiliki ide yang brilyan: para pejabat atau pegawai negeri sipil (PNS) di pos-pos tertentu – terutama yang menyangkut hukum atau keuangan, agar melaporkan kekayaannya, lalu kalau ternyata melebihi batas tertentu, diberi waktu dua bulan untuk menjelaskan dari mana sumber kekayaannya itu. Kalau tidak bisa, maka berarti kekayaannya hasil korupsi, sehingga pantas dihukum seberat-beratnya, kalau perlu hukuman mati.
Masalahnya sekarang, berapa penghasilan super maxima dari PNS yang paling top markotop itu?
Penghasilan PNS yang legal memang bukan cuma dari gaji, namun juga dari berbagai tunjangan dan dari penghasilan lain yang sah. Menurut Permenkeu no 01/PM.02/2009 tentang Standard Biaya Umum Tahun Anggaran 2010, ada beberapa penghasilan yang masuk akal, dan mungkin terjadi pada PNS yang memang memiliki kompetensi dan kapasitas tinggi. Berikut ini adalah simulasi penghasilan PNS yang “super maxima”
Ka...
TSQ Stories
Al-Azhar Press
isbn: 979-3118-80-6
Buku ini saya sebut “TSQ-stories”, karena berisi kisah-kisah tentang kecerdasan ilmiah dan kreativitas teknologi yang berbasis spiritual (technoscience-spiritual-quotient). Kisah-kisah ini digali dari sejarah keemasan peradaban Islam, era di mana diyakini ada keseimbangan yang luar biasa antara budaya rasional dan transendental, antara dunia “aqli” dan “naqli”, dan antara kemajuan dunia dan keselamatan akherat.
Kisah-kisah ini “dipulung” dari banyak sekali sumber. Saya amat berhutang budi kepada Wikipedia, Sigrid Hunke (“Allahs Sonne ueber dem Abendland”), Ahmad Y Al-Hassan & Donald R. Hill (“Islamic Technology: An Illustrated History”), suami istri Ismail Roji & Lois Lamya al-Faruqi (“The Cultural Atlas of Islam”), Francis Robinson (“Atlas of the Islamic World since 1500”), Geoffrey Barraclough (“The Times Atlas of World History”), dan masih banyak lagi sumber-sumber yang berserakan. ...
About
Planet Geo Indonesia is a GIS/geo- related blog aggregator, written by Indonesian bloggers and mostly in Indonesian Language... read on »
Contributors
Except otherwise noted BK and Geografiana.com has no affiliation whatsoever with the authors. All materials, links, copyrights, opinions expressed in each blog solely belongs to the original authors.
Link to this site
Feel free to use this image to promote this planet on your website/weblog, you can simply copy-and-paste the code below:

All opinions belong to their respective owners, others, copyright © 2006-2007 Buana Katulistiwa.





